- Pemilu legislatif 2009 tinggal 3 bulan lagi. Pemilu dilaksanakan dengan biaya sangat besar. Biaya ini dikeluarkan dengan satu harapan dasar: pemilu akan membawa keadaan Indonesia menjadi lebih baik.
- Dalam pemilu, banyak stakeholder yang terlibat: masyarakat sebagai pemilih, KPU sebagai penyelenggara pemilu, Bawaslu sebagai pengawas pemilu, caleg sebagai kontestan, dst.
- Bagaimana pengetahuan pemilih tentang waktu pelaksanaan pemilu legislatif? Tentang tata cara memberikan suara? Memberikan pilihan? Tentang KPU dan Bawaslu? Bagaimana harapan mereka tentang keadaan Indonesia secara umum? Secara spesifik, misalnya terhadap masalah pendidikan, kesehatan, sembako, pengangguran?
- Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas maka Indo Barometer melaksanakan survei nasional pada pertengahan sampai akhir Desember 2008 yang lalu. Temuan-temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi para stake holder di atas agar dapat menghasilkan pemilu yang berkualitas.
Artikel ini dilengkapi dengan data PDF. klik di sini untuk download PENDAFTARAN PEMILIH Kala ditanyakan apakah para calon pemilih, apakah sudah merasa terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu tahun 2009 nanti? Sebanyak 67,2% responden yang merasa sudah terdaftar sebagai pemilih pada pemilu nanti. Ini angka yang mengkhawatirkan karena mengindikasikan potensi “golput administratif” terbilang besar.
Kala ditanyakan tentang pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009 dilaksanakan pada bulan apa, ternyata pengetahuan pemilih masih cukup rendah. Baru separuh (51,8% ) dari pemilih yang mengetahui dengan benar kapan pemilu legislatif 2009 akan dilaksanakan, yakni 9 April 2009. itu artinya, sosialisasi KPU masih belum optimal.
Hal lain yang cukup menarik adalah tata cara pencoblosan. Ternyata pemilih masih cukup lekat dengan cara mencoblos (61,3%), bukan mencontreng (24,6%). Tentu hal ini menjadi ancaman serius terhadap terjadinya kerusakan kertas suara. Hal ini tentu memerlukan sosialisasi yang lebih baik lagi.
Yang cukup menarik adalah tentang penilaian masyarakat terhadap hasil pemilu 2009 mendatang. 56,3% pemilih cukup yakin kondisi Indonesia akan menjadi lebih baik setelah pemilu 2009, 34,9% pemilih tidak cukup yakin dan 8,7% tidak menjawab.
Dibidang ekonomi, sekitar 50,8% pemilih yakin keadaan akan menjadi lebih baik, 39,8% tidak yakin dan 9,5% tidak menjawab.
Dibidang Politik, sekitar 52,1% pemilih yakin keadaan akan menjadi lebih baik, 33,8%% tidak yakin dan 14,1% tidak menjawab.
Dibidang hukum, sekitar 58,7% pemilih yakin keadaan akan menjadi leboh baik, 30,4% tidak yakin dan 10,8% tidak menjawab.
|