Survei - Indo Barometer
PROSPEK KABINET DAN KOALISI PARPOL 2009 – 2014
IB - Rabu, 09 September 2009
Survei - Indo Barometer
Pengetahuan dan Harapan Masyarakat Terhadap Pemilu 2009?
IB - Senin, 19 Januari 2009
Survei - Indo Barometer
Mencari Pemimpin (muda) Baru Indonesia?
IB - Rabu, 16 Juli 2008
Survei - Indo Barometer
Berpacu Dalam Pemilu
IB - Rabu, 09 Juli 2008
Survei - Indo Barometer
SBY–JK Tergelincir BBM?
IB - Kamis, 03 Juli 2008
Survei - Indo Barometer
Islam: Potensi Teror Terbuka
IB - Selasa, 01 Juli 2008
Survei - Indo Barometer
Visioner, Dambaan Publik Terhadap Pemimpin Politik
IB - Selasa, 01 Juli 2008
Survei - Indo Barometer
Publik Kecewa Kinerja Parpol
IB - Selasa, 01 Juli 2008
Survei - Indo Barometer
Kinerja Pemerintah Bidang Keamanan Nasional Positif
IB - Selasa, 01 Juli 2008
Peta Koalisi Segera Berubah

Republika, Sabtu, 28 Februari 2009

JAKARTA — Niat Partai Golkar untuk mengusung calon presiden (capres) dari internal membuat peta koalisi Pemilu 2009 akan berubah. Peluang Sultan Hamengku Buwono X menjadi capres menjadi sangat tipis
 
Direktur Laksnu, Gugus Joko Waskito, mengatakan, selama ini hanya muncul dua poros yang kuat, yaitu Mega¬wati dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang sangat diunggulkan. ''Majunya capres PG membuat kualisi capres/cawapres menjadi lebih dinamis,"kata Gugus. Jumat (20/2).
 
Kalau Jusuf Kalla maju sebagai capres PG, lanjutnya. peluang Sultan menjadi ca-pres alternatif menjadi tertutup. Termasuk, koalisi parpol-parpol baru yang sedang digalang Prabowo Subianto bisa mencair lagi. "Bursa cawapres justru yang akan menjadi banyak piiihan.1'

Direktur Indo Barometer. Muhammad Qodari, mengakui, apa pun yang akan dilakukan akan mempengaruhi konstelasi politik di Indo¬nesia. "'Jika PG serius meng-ajukan capres sendiri. Akan berpengaruh terhadap konstelasi politik." kata dia.

Qodari berpandangan, parpol-parpol masih akan melihat keseriusan PG dalam mengusung capres internal. Jika sudah positif meng¬usung capres internal PG. parpol-parpol barulah yang akan duduk bersama. "Sekarang, parpol masih akan wait and see,” ujar Qodari.

Ketua Fraksi PKS DPR. Mahfudz Siddiq, menyambut gembira langkah yang diambil PG. Dijelaskannya, PKS menjadi punya banyak pilihan untuk koalisi. "Kita bisa berkoalisi dengan PG, Partai Demokrat (PD), ataupun dengan PDIP Semuanya makin terbuka," ungkap dia,

Dalam waklu dekat, lanjutnya. PKS akan melakukan survei terbadap jajaran pengurus dari pusat hingga cabang. Survei ini untuk me¬lihat preferensi politik mereka dalam hal koalisi. ''Kita ingin melihat sebenarnya kader menginginkan PKS berkoalisi dengan siapa dan figur siapa yang hendak didukung.”  kata Mahfudz.

Dijelaskannya. kalau bisa mernperoleh 20 persen kursi atau 20 persen suara, PKS tidak ukari ragu untuk meng¬usung capres sendiri "Tapi. kalau perolehannya kurang dari itu, kita akan berkoalisi dengan kekuatan parpol lain.''

Sekjen DPP PPP, Irgan Chairul Mahfuz, menyampaikan hal yang sama. ''Yang jelas, piiihan berkoalisi da¬lam capres semakin banyak." ungkap Irgan. Terlebih, hu-bungan PPP dengan figur SBY, Megawati, ataupun JK tidak ada resistensi. Dengan begitu, PPP bisa berkoalisi dengan siapa pun.

PPP tetap berpegang pada keputusan untuk menunggu hasil pemilu legislalif sehingga PPP bisa tahu kekuatan internal dalam menggalang koalisi.

Dipaparkan juga. PPP masih melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol rnaupun capres. Komunikasi politik ini diharapkan akan memberi pemahaman PPP akan visi misi koalisi.

Bagi PPP, koalisi tidak sebatas bagi-bagi kekuasaan. Orientasi koalisi bagi PPP juga tetap mengedepankan kesamaan visi membangun bangsa.


 


 

Indikator IB

Pelaksanaan Pemilu 2009

Persoalan pengetahuan pemilih tentang pelaksanaan pemilu 2009 cukup menghawatirkan. Baru separuh (51,8% ) dari pemilih yang mengetahui dengan benar kapan pemilu legislatif 2009 akan dilaksanakan, yakni 9 April 2009. itu artinya, sosialisasi KPU masih belum optimal.

Lihat Hasil Survei....

Indikator IB

Pendaftaran Pemilih

Pemilu 2009 terancam oleh Golput Administratif. Baru sebanyak 67,2% responden yang merasa sudah terdaftar sebagai pemilih pada pemilu nanti. Ini angka yang mengkhawatirkan karena mengindikasikan potensi “golput administratif” terbilang besar.

Lihat Hasil Survei....

 
Analisa - M. Qodari
Multiperspektif Prabowo Subianto
IB - Minggu, 10 Agustus 2008
Analisa - M. Qodari
Kiprah dan Nasib Partai-Partai Baru di Pemilu 2009
IB - Minggu, 20 Juli 2008
Analisa - M. Qodari
Golkar dan Bumerang Politik
IB - Senin, 30 Oktober 2006
Analisa - M. Qodari
Gempa, Gosip, dan Akal Sehat
IB - Sabtu, 29 Juli 2006
Analisa - M. Qodari
PDI-P, Oposisi Mencari Posisi
IB - Selasa, 17 Januari 2006
Analisa - M. Qodari
Antiklimaks "Reshuffle" Kabinet
IB - Selasa, 22 November 2005
Analisa - M. Qodari
Pilkada Gagal atau Berhasil?
IB - Senin, 01 Agustus 2005
Analisa - M. Qodari
Partai demokrat dicampakkan SBY?
IB - Senin, 07 Februari 2005
Analisa - M. Qodari
Nasib Kaum Muda Progresif di NU
IB - Kamis, 02 Desember 2004
Analisa - M. Qodari
Saatnya "Baku Bae" di DPR
IB - Sabtu, 06 November 2004
Analisa - M. Qodari
Gugatan Wiranto, Konstelasi Politik Baru?
IB - Selasa, 03 Agustus 2004
Analisa - M. Qodari
Otoritarianisme Baru dan Desain Institusi
IB - Sabtu, 08 Mei 2004
Copyright © 2008 Indo Barometer, All Rights Reserved
IB (INDO BAROMETER), Jl. Cikatomas I No. 29, Kebayoran Baru, Jakarta 12180, Tlp. 62-21-7260588 Fax 62-21-7248573