|
PROSPEK KABINET DAN KOALISI PARPOL 2009 – 2014 |
|
|
|
|
|
Mencari Pemimpin (muda) Baru Indonesia? |
MENCARI PEMIMPIN BARU INDONESIA: APA MAKNANYA? Pemimpin Nasional vs Pemimpin Lokal? Di nasional agak “stuck”, tapi di tingkat lokal cukup banyak wajah baru seperti antara lain tercermin dalam beberapa hasil pilkada, misalnya Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Bengkulu. Apakah pemimpin baru berarti: Presiden baru yang bukan incumbent? Presiden baru yang belum pernah jadi presiden? Presiden baru yang belum pernah jadi capres di masa lalu? Presiden usia muda (dibawah 50 tahun)?Untuk mengecek potensi lahirnya pemimpin baru di tingkat nasional (capres) dapat dilihat dari hasil survei nasional tentang capres dan cawapres. Salah satunya lewat hasil survei nasional Indo Barometer, Juni 2008, berikut ini.
Artikel ini dilengkapi dengan data PDF. klik di sini untuk download I. PILIHAN CAPRES DAN CAWAPRES HARI INI Mengacu pada survei nasional Indo Barometer, Juni 2008 (pertanyaan terbuka), jika ingin capres baru (non incumbent) potensi itu mungkin terjadi karena Megawati sekarang yang terkuat. Namun jika yang dicari adalah orang yang belum pernah menjabat, maka Mega tak masuk kualifikasi pemimpin baru. Begitu juga jika yang dimaksud adalah orang-orang yang belum pernah mencalonkan diri. Capres terkuat masih didominasi calon yang pernah jadi presiden (Mega, SBY, Gus Dur), atau pernah jadi capres (Wiranto, Amien). Tokoh yang belum pernah jadi capres namun cukup potensial adalah Sri Sultan HB X, Hidayat Nur Wahid, dan Prabowo Subianto. Hidayat Nur Wahid merupakan satu-satunya capres berusia di bawah 50 tahun. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Indikator IB
Persoalan pengetahuan pemilih tentang pelaksanaan pemilu 2009 cukup menghawatirkan. Baru separuh (51,8% ) dari pemilih yang mengetahui dengan benar kapan pemilu legislatif 2009 akan dilaksanakan, yakni 9 April 2009. itu artinya, sosialisasi KPU masih belum optimal.
Indikator IB
Pemilu 2009 terancam oleh Golput Administratif. Baru sebanyak 67,2% responden yang merasa sudah terdaftar sebagai pemilih pada pemilu nanti. Ini angka yang mengkhawatirkan karena mengindikasikan potensi “golput administratif” terbilang besar.
|
|
Direktur Eksekutif

Muhammad Qodari, S.Psi, MA, adalah seorang pengamat dan peneliti politik nasional. Berbagai ulasan dan analisanya kerap menjadi rujukan media massa, baik cetak maupun elektronik.
Analisa M. Qodari
Kumpulan analisa dan tulisan dari Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari yang dimuat di beberapa media Selengkapnya...
|